spot_img
29 C
Padang
Selasa, 22 September, 2026
spot_img
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Salah Satu Hambatan Pengembangan Geopark Natuna Harga Tiket Pesawat Mahal, Natuna Harus Punya Bandara Sipil

NATUNA | MNI Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna terus mendukung pengembangan Geopark Natuna sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dalam kegiatan Indonesia’s Geopark Leader Forum yang berlangsung di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Forum yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, ini menjadi agenda strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyamakan arah kebijakan terkait pengembangan geopark di Indonesia, termasuk Geopark Natuna yang saat ini terus dipersiapkan menuju penguatan status nasional.

Kehadiran Bupati Cen Sui Lan sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam upaya menjadikan geopark sebagai instrumen pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pemerintah daerah menilai pengembangan geopark tidak hanya berfokus pada aspek konservasi, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor edukasi, penelitian, dan pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen untuk menyelaraskan seluruh kebijakan pembangunan dengan arah pengembangan Geopark Natuna. Ini bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cen Sui Lan juga menyampaikan bahwa Natuna sejalan dengan isi Deklarasi Komitmen Mendukung Pengembangan Geopark yang memuat lima aspek utama, yaitu:

1. Menyelaraskan kebijakan geopark dalam perencanaan pembangunan daerah.

2. Melindungi dan melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya.

3. Mendorong riset, teknologi, dan pendidikan terkait geopark.

4. Menggerakkan ekonomi lokal berbasis pemanfaatan geopark secara berkelanjutan.

5. Membangun kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi pengembangan geopark.

Dalam forum tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan bahwa para kepala daerah perlu memahami manfaat geopark secara menyeluruh—baik dari sisi konservasi, edukasi, maupun ekonomi.

“Geopark memberikan nilai strategis bagi daerah. Kepala daerah harus proaktif melakukan konservasi, edukasi, sosialisasi, dan penguatan ekonomi tanpa merusak lingkungan,” kata Mendagri.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah pusat, terutama bagi daerah yang memiliki geopark namun keterbatasan anggaran—sebuah isu yang relevan bagi banyak daerah termasuk Natuna.

Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Bupati Cen Sui Lan menegaskan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia akademik, lembaga internasional seperti UNESCO, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat pengembangan Geopark Natuna.

Patut diapresiasi niat mulia Bupati Cen Sui Lan untuk memajukan Natuna, namun ada persoalan yang menghambat percepatan pembangunan di Natuna, yaitu tingginya harga tiket pesawat. Tiket pesawat mahal sehingga minat wisatawan turun signifikan.

Mahalnya harga tiket pesawat salah satu hambatan utama dalam pengembangan geopark di Natuna. Ini yang harus segera diatasi Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah.

Akses udara menjadi kunci agar kunjungan wisatawan ke Natuna tumbuh, terutama saat geopark mulai diperkenalkan ke skala nasional maupun internasional.

Untuk menjawab ini semua perlunya pembangunan bandara baru dengan fasilitas yang memadai. Adanya bandara sipil dinilai akan membuka ruang ekonomi baru. (tim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru