BATAM | MNI ■ Proyek penimbunan yang sedang berlangsung dikeluhkan warga, lokasi kampung jabi batu besar-nongsa kota batam provinsi Kepri.
Aktifitas penimbunan ini dikeluhkan warga, karena pihak perusahaan tidak melakukan tindakan yang efektif untuk mengatasi masalah debu.
Warga setempat mengatakan, setiap menit mobil damtruck bolak balik mengangkut tanah, namun penyiraman lokasi hanya sekali dalam satu hari, itupun tidak setiap hari.
Kegiatan penimbunan, meresahkan warga setempat dan pengguna jalan raya. Akibat debu yang berterbangan tentu berdampak pada kesehatan.
Menurut warga setempat, debu yang berterbangan telah menyebabkan masalah kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit pernapasan.
Selain itu, debu juga nempel di kendaraan, bangunan dan jemuran, akibat debu yang terbawa angin.
“Kami sangat kesal dengan proyek penimbunan ini. Debu yang berserakan telah menyebabkan masalah kesehatan bagi kami dan keluarga kami” keluh salah satu warga setempat.
Diharap pemilik proyek untuk melakukan tindakan yang lebih serius untuk mengatasi masalah debu ini, agar masyarakat pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di sekitaran area penimbunan tidak menghirup debu setiap hari.
Inisial D, sebagai pelaksana lapangan dikonfirmasi melalui WhastApp belum memberikan keterangan terkait keluhan warga.(Tim)





