BATAM | MNI ■ Terhenti selama belasan tahun, perlombaan perahu tradisional akhirnya kembali dibuka di Kecamatan Belakang Padang, pada Jumat (28/11/2025).
Perlombaan ini disambut meriah oleh ribuan warga, wisatawan lokal dan wisatawan dari negara tetangga.
Perlombaan perahu tradisional tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah.
Suasana di pesisir pantai Belakang Padang sejak pagi hari sudah terlihat penuh sesak oleh manusia.
Sekian lama terhenti kini perlombaan perahu tradisional, menjadi penanda kebangkitan wisata bahari di Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Provinsi Kepri.

Diperkirakan puluhan tim turun ke arena dan menjadikan sebagai salah satu kompetisi perahu tradisional terbesar yang pernah digelar di Belakang Padang.
Sekdako Batam Firmansyah menyampaikan terimakasih atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi terhadap kegiatan ini.
“Terhenti belasan tahun perlombaan ini akhirnya bisa kembali digelar berkat kerja keras kita semua. Ini menjadi kebanggaan masyarakat Belakang Padang” ujarnya.
Firmansyah juga berpesan keseluruh peserta lomba agar mengutamakan keselamatan dan jaga kekompakan. Perlombaan berlangsung di laut terbuka dan memerlukan kewaspadaan tingkat tinggi.
Pada acara tersebut, pengunjung juga disuguhi bermacam kuliner khas buatan warga belakang padang, ajang ini bukan hanya olah raga laut saja, tetapi juga pesta budaya. (rihanpu)





