Walikota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah sebagai tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Prabowo Subianto
BATAM | MNI ■ Meskipun pemerintah kota batam dan dinas terkait sempat dibuat kelimpungan mengenai permasalahan sampah. Namun berkat kegigihan dan kayakinan, disertai langkah-langkah serius menjadikan Batam sebagai kota yang bersih dan nyaman.
Sebelumnya di jalan-jalan utama sering kali terlihat sampah bertumpuk-tumpuk. Penelusuran dilapangan belum lama ini, sudah tidak terlihat lagi sampah berserakan disepanjang jalan utama.
Penanganan sampah di Kota Batam mulai menunjukkan perbaikan yang signifikan di akhir tahun 2025 hingga awal 2026, hal ini ditandai dengan fokus intensif dari Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi krisis volume sampah yang mencapai kurang lebih 1,300 ton per hari.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur semuanya difungsikan kembali dan dilakukan penataan untuk mengurangi kemacetan distribusi sampah. Pembenahan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah lebih efisien dan berkelanjutan.
Pemko Batam melalui DLH menargetkan pengelolaan sampah pada tahun 2026, yaitu dengan mempelajari bentuk pengelolaan hulu dan hilir.
Pemko Batam dan dinas terkait menghimbau dan mengajak masyarakat kota batam untuk lebih cerdas menjaga lingkungan. (Han)





