NATUNA | MNI ■ Dilansir Media News Indonesia, Bupati Natuna Cen Sui Lan akan melakukan perjalanan (melawat) ke Jerman, Eropa. Tujuannya bukan sekadar lawatan kehormatan. Tapi memenuhi undangan penting dari pemerintah Jerman terkait tindak lanjut pembangunan Radar MS-2 di Stasiun BMKG Natuna. Ke depannya, Radar Stasiun Meteorologi Maritim Natuna buatan Jerman ini bakal difungsikan untuk peningkatan ekonomi dari sektor maritim dan perikanan, selain pemantau cuaca.
Sebelum menjabat Bupati Natuna, Cen Sui Lan sudah memperjuangkan pengadaan radar tercanggih dan modern untuk BMKG Natuna. Perjuangan itu sejak Cen Sui Lan masih menjabat sebagai Anggota Komisi V DPR RI. Misi Cen Sui Lan dalam pengadaan radar BMKG di Natuna itu, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Natuna.
Justru itu, Cen Sui Lan meminta kepada pemerintah pusat, agar disediakan radar canggih dan modern di Natuna. Dalam rapat dengar pendapat dengan kementerian terkait di Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan meminta radar yang dipasang di Natuna itu berjenis radar canggih MS-2 yang bisa mengcover (coverage) radius 500 km sampai dengan 600 km.
Tahun 2024 lalu, gedung penempatan Radar BMKG Natuna tersebut sudah siap dibangun. Bahkan saat ini, radar Stasiun Meteorologi Maritim Natuna dari Jerman tersebut sudah terpasang di BMKG Natuna. Kurang lebih 5 tahun Cen Sui Lan memperjuangkan pengadaan radar canggih MS-2 di Stasiun Meteorologi Maritim Natuna ini.
Setelah menjabat Bupati Natuna, Cen Sui Lan pun ingin menindaklanjuti pengadaan Radar Stasiun Meteorologi Maritim Natuna (MS-2) tersebut. Dijadwalkan dalam waktu dekat ini, Cen Sui Lan akan melawat ke Jerman (Eropa), guna meninjau pabrik pembuatan radar tersebut. Sehingga, radar di Stasiun Meteorologi Maritim Natuna tersebut akan berfungsi untuk peningkatan ekonomi masyarakat Natuna, di sektor maritim dan perikanan pada masa mendatang. Maupun fungsi radar terhadap cuaca dan fungsi lainnya.
“Radar itu sudah terpasang di Natuna, dan sudah uji coba. Ke Jerman nanti, itu kita survei, melihat dan meninjau pabrik pengadaan radar tersebut. Sekaligus meninjau pelatihan bagi operator radar tersebut. Operator radar itu putra putri Indonesia, mereka sedang dilatih di Jerman,” kata Cen Sui Lan Bupati Natuna, Kamis (23/10/2025).
Melansir metroindonesia.co.id, lawatan Bupati Natuna Cen Sui Lan ke Jerman, jika tak ada aral melintang akan dimulai awal November mendatang, tepatnya pada 2 November 2025. Saat ini, segala urusan administratif tengah disiapkan, termasuk pengurusan visa dan penyesuaian jadwal dengan pihak penerima di Jerman.
“Kami masih menunggu jadwal resmi dari pihak Jerman. Rencananya Bupati Cen berangkat tanggal dua November, kalau semua urusan di kedutaan selesai,” ujar Izhar, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Natuna, Kamis (23/10/2025).
Kunjungan Bupati Natuna Cen Sui Lan ke Jerman, bukan tanpa alasan. Natuna terletak di jalur strategis perairan internasional memiliki cuaca yang cepat berubah dan kerap ekstrem. Pembangunan radar cuaca di wilayah ini menjadi langkah penting memperkuat sistem deteksi dini dan keselamatan maritim, baik untuk nelayan maupun transportasi udara dan laut.
Rencananya, Bupati Natuna Cen Sui Lan akan didampingi oleh perwakilan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kunjungan rombongan Bupati Natuna ini diharapkan membuka peluang kerja sama lebih luas dengan Jerman, di bidang teknologi lingkungan dan mitigasi bencana serta peningkatan ekonomi masyarakat Natuna di sektor maritim dan perikanan. (Tim)