JAKARTA | MNI ■ Senin, 21 September 2026,sekira pukul 19:00 WIB dilaksanakan Zoom Meeting. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal DPN JWI, Lindayani Ritonga,SE.,MM, para peserta rapat DPN JWI dan Ketua DPW JWI Se – Indonesia.
Rapat dilaksanakan dalam rangka memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan komunikasi antara DPN dengan DPW/DPD, sekaligus melakukan pendataan organisasi, serta menyatukan langkah dalam pelaksanaan program JWI kedepan.
Ketua Umum JWI, Ir. Maxmillian Apituley, MT, dalam arahan menyampaikan, evaluasi dan tindak lanjut terhadap DPW yang aktif maupun nonaktif, perlunya penguatan struktur organisasi dengan target minimal 75% dari 38 provinsi atau sekitar 29 DPW, pentingnya pendataan DPW/DPD, pengurus dan anggota.
Selanjutnya penataan legalitas organisasi meliputi AHU, Akta, AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), yang akan di tindak lanjut oleh Sekjend bagi Ketua DPW guna Persyaratan untuk mendaftar / melapor ke Kesbanpol. Kemudian penyesuaian administrasi KTA berkaitan dengan logo dan stempel.
Tindak lanjut laporan kepada Dewan Pers dan pendataan serta penyampaian hambatan/kendala masing-masing DPW.
Ketua Umum juga menekankan pentingnya konsolidasi dan langkah nyata agar organisasi JWI dapat berjalan secara lebih terarah dan terkoordinasi.
Ketua Harian DPN JWI, Rahmad Liwan,SH, menyampaikan beberapa program jangka pendek, yaitu:
1. Persiapan pendirian perusahaan dan pengurusan legalitasnya.
2. Pengembangan kegiatan usaha yang mencakup bidang media dan pers.
3. Pengembangan kerja sama dengan pihak ketiga dengan jangkauan seluruh Indonesia.
4. Pelaksanaan pelatihan UKW secara berjenjang bagi pengurus dan anggota yang belum memiliki UKW.
5. Pengembangan dan pengelolaan Website serta Media JWI.
6. Penguatan database organisasi DPN, DPW dan DPD.
7. Pendataan media yang dimiliki pengurus dan anggota JWI.
8. Penataan mekanisme pemberian mandat, SK dan KTA.
9. Rencana pertemuan seluruh DPW di Jakarta yang sekaligus direncanakan sebagai bagian dari Rapimnas JWI.
Pada sesi diskusi dan tanya jawab dipandu oleh Sekretaris Jenderal DPN JWI. Masing-masing ketua DPW diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, kendala serta usulan terkait organisasi, pendataan, legalitas, KTA, program jangka pendek, media, website dan UKW.
Hasil diskusi:
• DPW/DPD diharapkan aktif menyampaikan kondisi dan perkembangan organisasi di wilayah masing-masing.
• Data pengurus, anggota dan media agar segera dipersiapkan untuk mendukung database JWI.
• Setiap kendala yang dihadapi DPW/DPD akan menjadi bahan koordinasi dengan DPN untuk mendapatkan tindak lanjut.
• Komunikasi antara DPN dan DPW/DPD perlu dilakukan secara aktif dan berkelanjutan.
• Hasil pembahasan rapat akan dituangkan dalam resume tertulis sebagai bahan tindak lanjut bersama.
PENUTUP
Rapat ditutup oleh Sekretaris Jenderal DPN JWI. Dalam penutupan, Sekretaris Jenderal menyampaikan bahwa seluruh hasil penyampaian DPN serta hasil diskusi dan tanya jawab akan dituangkan dalam notulen/resume rapat.
Untuk memperkuat komunikasi organisasi, disarankan pembentukan WAG khusus DPN bersama DPW/DPD JWI yang digunakan secara aktif sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan penyampaian informasi organisasi.
Hasil rapat akan dibuat secara tertulis dan disampaikan melalui WAG tersebut agar menjadi kesepahaman, perhatian dan tindak lanjut bersama seluruh jajaran JWI. (****)





