BATAM | MNI ■ Pemerintah kota batam akan membangun gedung bersama 2. Lokasi atau lahan yang akan dibangun gedung tersebut rencananya di sebelah karantina, namun diarea tersebut banyak terdapat bangunan Ruli.
Belum lama ini wartawan media ini bincang-bincang ringan dengan beberapa warga penghuni Ruli.
Sudah dua kali pertemuan dengan Pemkot Batam yang diwakili kepala satpol pp imam Tohari, kata salah seorang warga permintaan tidak muluk-muluk, beri kavling plus uang paku.
“Pada pertemuan, kami warga tidak diberi kesempatan untuk bicara, hanya kepala satpol aja berbicara, setelah itu pergi,”ujar warga.
Warga menambahkan, Kepala satpol pp, pada pertemuan itu menyampaikan hanya disewakan rusun selama tiga bulan.
Berita ini tayang, pimpinan satpol pp imam Tohari belum memberikan keterangan resmi.
Diberitakan sebelumnya. Pemerintah Kota batam dihadapkan pada ganjalan karena
terbatasnya sarana dan prasarana, masih ada OPD Sewa gedung untuk berkantor
fasilitas penunjang di tengah tingginya potensi kebencanaan yang mengintai wilayah batam sekitarnya.
Saat ini pegawai BPBD mendiami gedung sewa. Saat ini BPBD Kota batam menempati kantor yang berupa ruko yang berada di komplek elit Orchard walk Batam kota.
Terlihat fasilitas gedung, peralatan dan area parkir juga masih minim. Selama ini gedung masih menyewa, dan bukan menggunakan aset pemerintah kota batam.
Berdasarkan Peraturan, gedung BPBD idealnya seluas 2000 meter persegi. Perlu luasnya area bangunan untuk mengakomodir gudang logistik, peralatan, administrasi dan ruang peraga kebencanaan.
Menurut sumber, hingga kini kantor-kantor SKPD pemerintahan kota batam masih terpencar di beberapa wilayah. Dan Mirisnya lagi ternyata masih ada Satuan kerja kantor masih ngontrak. “Bagaimana mau fokus bekerja, tempat kerja saja masih ngontrak di tempat yang sempit, dengan kondisi staf yang banyak,”ujar sumber. (Han)





