BATAM | MNI ■ BP Batam melaksanakan proyek Instalasi pipa Pengolahan Air Limbah (IPAL) lima tahun silam dan pengerjaannya sempat terhenti. Pada siaran pers tahun 2022, pihak BP Batam akan memulai kembali Pekerjaan IPAL pada bulan Desember 2022.
BP Batam pastikan pekerjaan kontruksi IPALdimulai kembali setelah disetujui perpanjangan waktu hingga September 2024.Demikian disampaikan sumber ke media ini Jumat malam 30/1/26.
Penelusuran di lapangan, belum ada jaringan pipa ke rumah- rumah dan ruko, jika dikaitkan dengan janji BP Batam yang akan menggesa kembali proyek tersebut sesuai jadwal yang dirilis, karena mengingat sekarang tahun 2026
Publik menunggu lanjutan atau penyelesaian, yaitu jaringan pipa ke septik tank rumah rumah warga. Namun pada kenyataannya sampai sekarang masih belum.
“Sekedar mengingatkan dan mungkin sudah banyak warga Batam yang tahu, informasinya bahwa proyek IPAL tersebut didanai pinjaman dari Bank Of Korea sebesar USD 50 juta jika dirupiahkan sekira Rp 900 miliar,”kata sumber.
Tentu dana pinjaman luar negeri ini akan hanya menjadi beban negara dan juga akan membebani masyarakat, jika tidak diioperasikan IPAL tersebut.
Sebelum menutup keterangannya sumber menambahkan, kabar yang berembus bahwa cicilan dan bunga pinjaman luar negeri tersebut sudah lama jatuh tempo.
Salah seorang warga komplek pertokoan green land Batam centre menyampaikan, masih pipa induk yang dibenamkan kedalam tanah, pipa ke septik tank belum ada. (Han)





