BATAM | MNI ■ Kepala BPBD kota Batam Agus Bendri, menyampaikan bahwa memang masih mengontrak, ada dua yaitu BPBD dan Brida.
“Ya untuk sementara mangontrak karena terbatas nya sarana prasarana kantor Opd baru ada dua BPBD dan Brida. Tahun depan rencana akan di bangun Kantor, kalau anggaran mencukupi,” disampaikan Agus ke media ini pada Selasa 3/2/26.
Kemudian mengenai lokasi atau lahan, dimana akan di dirikan gedung kata Agus Bendri, itu yang mengetahui dinas CKTR.
Dinas CKTR kota Batam, melalui orang dalam menyampaikan, bahwa memang ada rencana bangun gedung untuk perkantoran.
“Rencana bangun gedung tersebut, lokasinya di dekat gedung bersama batam centre sebelah kantor karantina yang banyak ruli itu,”disampaikan orang dalam Selasa 3/2/26.
Diberitakan sebelumnya. BPBD Kota batam dihadapkan pada ganjalan minimnya fasilitas penunjang di tengah tingginya potensi kebencanaan yang mengintai wilayah batam sekitarnya.
Saat ini pegawai BPBD mendiami gedung sewa. Saat ini BPBD Kota batam menempati kantor yang berupa ruko yang berada di komplek elit Orchard walk Batam kota.
Terlihat fasilitas gedung, peralatan dan area parkir juga masih minim. Selama ini gedung masih menyewa, dan bukan menggunakan aset pemerintah kota batam.
Berdasarkan Peraturan, gedung BPBD idealnya seluas 2000 meter persegi. Perlu luasnya area bangunan untuk mengakomodir gudang logistik, peralatan, administrasi dan ruang peraga kebencanaan.
Menurut sumber, hingga kini kantor-kantor SKPD pemerintahan kota batam masih terpencar di beberapa wilayah. Dan Mirisnya lagi ternyata masih ada Satuan kerja kantor masih ngontrak. “Bagaimana mau fokus bekerja, tempat kerja saja masih ngontrak di tempat yang sempit, dengan kondisi staf yang banyak,”ujar sumber. (Han)





