spot_img
28 C
Padang
Sabtu, 18 April, 2026
spot_img
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bupati Natuna Cen Sui Lan Serahkan Kunci Rumah Secara Simbolis ke Warga Relokasi, Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim Turut Menyaksikan

NATUNA | MNI Minggu (23/11/2025) hari bersejarah bagi masyarakat Batu Kapal, setelah bertahun-tahun hidup di daerah rawan, kini mereka resmi menempati hunian baru, layak aman dan nyaman.

Mendapat hunian yang layak tentu tidak terlepas dari komitmen Bupati Natuna, Cen Sui Lan, untuk mensejahterakan warganya.

Pada moment tersebut turut hadir H. Mustamin Bakri, Anggota DPRD Provinsi Kepri, unsur Forkopimda Natuna, serta DPRD Natuna.

Air mata bahagia pecah, kini rumah sudah sah jadi milik warga penerima. Perwakilan penerima manfaat sempat tertahan suaranya lantaran rasa haru dan syukur yang meluap.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan pun merasa sangat terharu “Justru saya lebih berbahagia lagi melihat Ibu Bapak telah menempati hunian layak aman dan nyaman,” ucap Bupati yang langsung disambut tepuk tangan meriah warga.

Rumah relokasi tersebut dibangun menghabiskan anggaran Rp150 juta per unitnya, lengkap dengan fasilitas, lingkungan tertata, dan akses jalan yang bagus.

Pada kesempatan itu Bupati Cen juga meninjau bagian dalam rumah untuk memastikan kualitas pekerjaan.

Tak hanya menyerahkan rumah Bupati juga memberikan kendaraan operasional pengelolaan sampah.

“Pemerintah akan terus memastikan masyarakat Natuna hidup layak aman dan nyaman. Program seperti ini akan kita lanjutkan dan tingkatkan,” tegasnya.

Pembangunan Perumahan beserta prasarana, dan utilitas umum (PSU) melalui TA 2025 ini menelan biaya sekitar Rp10 miliar. Ini sebagai bukti bahwa pemerintah komitmen dalam pemenuhan hak dasar masyarakat.

Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim yang juga turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah terhadap aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat kalangan bawah.

Kini, 57 keluarga penerima bantuan menatap masa depan dengan optimisme. Mereka tak lagi dihantui rasa cemas tinggal di wilayah rawan. Rumah kokoh nan elok di Puak menjadi simbol harapan baru untuk menata kehidupan yang lebih lagi untuk kedepannya. (rihan bodreex)

 

⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru