spot_img
28 C
Padang
Sabtu, 18 April, 2026
spot_img
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Ketua TP2D Hadi Chandra Sidak Proyek Peningkatan Jalan Kelarik Hulu-Segeram

NATUNA | MNI ■ Proyek peningkatan jalan di kelarik hulu-segeram kecamatan bunguran utara Natuna, Rp 41 miliar heboh karena tidak ditemukan atau tidak tayang pada LPSE.

Setelah ditelusuri kegiatan tersebut adalah program inpres nomor 11 tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah untuk mendukung swasembada pangan dan energi.

Proyek peningkatan jalan kelarik hulu-segeram termasuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD). Dan program ini dimulai dari tahun 2023, untuk seluruh wilayah indonesia.

Mengenai Inpres Jalan Daerah (IJD) dan untuk mempermudah pemahaman dan penyebarluasan informasi terkait

IJD tahun anggaran 2025, disediakan layanan asisten virtual resmi IJD 2025 berbasis ChatGPT.

Untuk informasi yang bersifat administratif, atau komfirmasi,mengacu pada komunikasi resmi dengan DJBM atau balai pelaksanaan jalan setempat.

Berkat program inpres jalan daerah ini, akhirnya harapan warga kampung segeram terwujud. Seperti diketahui bahwa selama satu abad, warga hanya mengandalkan jalur setapak berlumpur dan melewati rawa, kampung tua yang hampir ditinggalkan itu kini mulai memiliki akses jalan layak yang bisa ditempuh kendaraan berat.

Keceriaan warga bertambah ketika bertatap muka langsung dengan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, pada saat meninjau lokasi proyek peningkatan jalan kelarik hulu- segeram pada Jumat (14/11/2025).

Sejumlah warga segeram menyampaikan rasa syukur mereka karena untuk pertama kalinya, akses jalan mulai dibeton dengan standar nasional.

Pada sidak itu, ikut hadir Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Hadi Candra. Dan tampak juga hadir sejumlah pejabat yang terkait dengan proyek peningkatan jalan kelarik hulu-segeram.

Terlaksananya proyek jalan ini menjadi bukti, bahwa keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam membuka keterisolasian dan meningkatkan akses layanan bagi masyarakat pesisir dan pedalaman.

Informasi diterima media news indonesia dari sumber layak dipercaya, bahwa peningkatan jalan kelarik hulu-segeram, panjangnya 3,5 kilo, lebar 5,5 meter. Pengerjaan hanya sampai pengecoran, 10 cm lantai kerja dan 15 cm lapisan cor bagian atas, sistim pembesian metode tie bar.

“Mengenai progres masih dalam tahap pengerjaan lantai kerja, proyek harus selesai desember, saat ini kami bekerja siang malam” demikian disampaikan sumber kepada media ini pada Sabtu 15/11/2025.(fe)

⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru