NATUNA | MNI ■ Tidak muncul di LPSE Natuna dan LPSE Kemen PU, Proyek peningkatan jalan di kelarik hulu-segeram Kabupaten Natuna, sempat menjadi buah bibir.
Informasi diterima media news indonesia dari sumber layak dipercaya bahwa proyek peningkatan jalan kelarik hulu-segeram Rp 41 miliar dengan masa pelaksanaan pekerjaan 90 hari kalender, yaitu dari Oktober sampai Desember 2025.
“Pelaksanaan proyek peningkatan jalan di kota yang sudah maju saja, contoh batam, nilai proyeknya Rp 14 miliar masa pelaksanaan 210 hari kalender. Sementara proyek peningkatan jalan di segeram Rp 41 miliar, masa pelaksanaan 90 hari kalender, sungguh luar biasa” ujar sumber.
Peningkatan jalan kelarik hulu-segeram kata sumber, panjangnya 3,5 km dan lebar 5,5 cm. Mengenai ketebalan cor lantai kerja 10 cm dan 15 cm ketebalan cor bagian atas, sistim pembesian metode TIE BAR.
Mengenai progres saat ini masih dalam tahap pengecoran lantai kerja. Pekerjaan harus selesai akhir Desember kalau cuaca mendukung, saat ini pihak pelaksana bekerja siang malam untuk capai target. Demikian disampaikan sumber kepada media ini pada Sabtu 15/11/2025.
Mengulas Realisasi Pelaksanaan Jalan dan Jembatan tahun 2023,2024, 2025 seluruh Indonesia.
Pelaksanaan Inpres nomor 3 tahun 2023. Realisasi pelaksanaan IJD (Inpres Jalan Daerah) per Provinsi Tahun Anggaran 2023.
Penanganan jalan dan jembatan di daerah 511 kegiatan (642) paket kegiatan, dengan nilai kontrak sebesar Rp 14,55 triliun tersebar diseluruh Provinsi di Indonesia, dimana sesuai dengan kewenangan status jalan masing-masing pemerintah daerah tersebar di 24 pemerintah provinsi, 239 pemerintah Kabupaten dan 26 pemerintah Kota.Realisasi panjang penanganan jalan sepanjang 3.184,22 km dan penanganan jembatan 2.971,35 m.
Realisasi pelaksanaan IJD per Provinsi tahun anggaran 2024. Penanganan jalan dan jembatan daerah sejumlah 189 paket oleh BBPJN/BPJN, dengan total nilai realisasi sebesar Rp 2,64 Triliun tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia, dimana sesuai kewenangan status jalan masing-masing pemerintah daerah tersebar di 12 pemerintah Provinsi, 69 pemerintah Kabupaten, dan 15 pemerintah Kota. Realisasi panjang penanganan jalan sepanjang 308,27 km dan penangan jembatan 2.277,53 m.
Rencana Inpres nomor 3 tahun 2023 ( TA 2023-2024) Rp 32,7 Triliun.
Pelaksanaan IJD tahun 2023-2024 Rp 17, 69 Triliun (target 3.547, 73 km untuk jalan dan 2.971 m jembatan.
Untuk tahun anggaran 2024 Rp 3,03 Triliun (target 366,73 km untuk jalan, kemudian untuk jembatan 1.737,12 meter)
Untuk pemenuhan kebutuhan Inpres nomor 3 tahun 2023 (usulan IJD tahun anggaran 2025) Rp 15,07 triliun. (fe)





