spot_img
28 C
Padang
Sabtu, 18 April, 2026
spot_img
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Pembangunan Gedung DPRD Terbengkalai Dilanjutkan, Dana Aspirasi Terpangkas

NATUNA | MNI ■ Tokoh terkemuka di ranai-natuna mengatakan, penolakan rencana lanjutan pembangunan gedung dewan yang terbengkalai belasan tahun itu sangat disayangkan.

Kondisi keuangan daerah terbatas, membutuhkan biaya besar dan transfer dari pemerintah pusat ke daerah sangat minim hanya alasan saja, persoalan sebenarnya bukan itu.

“Kalau gedung DPRD terbengkalai itu dianggarkan, jelas dana aspirasi terpangkas” ujar tokoh terkemuka, nama dirahasiakan.

Menurut salah sorang warga natuna. Jika alasan ketua komisi II, kondisi keuangan daerah terbatas dan minim transfer dari pusat pada periode sekarang.

Lalu apa alasanya pada masa kepemimpinan mantan bupati HR dan mantan bupati WS, sehingga gedung dewan itu dibiarkan terbengkalai sampai belasan tahun.

Jika alasanya keuangan daerah terbatas, minim transfer dari pusat. Tapi kenapa pada masa mantan bupati HR, bisa bangun gedung daerah dan pengadaan ferry indra perkasa, 27 m.

“Ya sudah jika memang itu maunya, audit saja gedung dewan yang terbengkalai belasan tahun itu dan dilelang, mana tau ada yang mau beli, bertambah kas daerah” Ujarnya.

Fava warga kelarik menyampaikan, apa nggak malu sama Kabupaten yang lain DPRD nya sudah ada kantor sendiri. Sementara dewan natuna 26 tahun masih berkantor di mes bekas transmigrasi.

“kacau kali, ini harus didesak supaya dilanjut pembangunan gedung dewan yang terbengkalai belasan tahun itu” fafa menambahkan

Jauh hari, tokoh terkenal dan berpengaruh di ranai-natuna, Mohd Djamil menyampaikan hanya satu-satunya Kabupaten kantor dewannya memakai mess bekas transmigrasi.

Tanyangan sebelumnya. Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Natuna, Senin 27/10/2025 Wakil Bupati Natuna Jarmin telah menyampaikan pidato pengantar terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Apakah dalam rancangan tersebut ada dibahas mengenai kelanjutan pembangunan gedung dewan yang belum selesai?

Ketua DPRD Natuna Rusdi menyampaikan, rapat paripurna yang dilaksanakan pada senin 27/10/25, itu baru nota saja, masuk atau tidak masuknya anggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung dewan, nanti pembahasan lagi setelah nota.

“kalau semua anggota dewan menyetujui penganggaran, lanjutan pembangunan gedung itu, bisa saja muncul pada APBD Tahun Anggaran 2026” Rusdi menyampaikan.

26 Tahun Wakil Rakyat Berkantor Di Mess Bekas Transmigrasi
26 Tahun Wakil Rakyat Berkantor Di Mess Bekas Transmigrasi

Sebelumnya. Belasan tahun pembangunan gedung dewan tertunda. Sampai saat ini anggota DPRD Natuna masih berkantor di mess bekas transmigrasi.

Ketua DPRD Natuna Rusdi, melalui WhatsApp menyampaikan bahwa gedung DPRD itu terbilang cukup lama terbengkalai jika tidak dilanjutkan pembangunanya sangat rugi daerah, sudah miliaran APBD terserap disitu.

Pada tahun 2026 mendatang kata Rusdi, harus diselesaikan bagaimana caranya nanti itu tergantung Pemerintah Daerah bersama DPRD, apakah dengan multi years atau apa namanya yang penting gedung itu bisa difungsikan.

Untuk mengetahui kapan pembangunan gedung itu terhenti dan berapa anggarannya Rusdi menyarankan media ini menanyakan ke Kadis PU.

Dikonfirmasi ke Kadis PU Natuna Agus Supardi, kapan terhenti pengerjaanya dan berapa progres kemudian berapa lagi dibutuhkan anggaran untuk melanjutkan. Agus Supardi belum memberikan keterangan.(RB)

⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru